Inilah Cara Membuat Pestisida Organik Yang Efektif Untuk Membasmi Serangga

Posted on

Inilah Cara Membuat Pestisida Organik Yang Efektif – Ketika menanam tanaman hidroponik, maka serangan hama sangat mengancam pertumbuhan tanaman tersebut dan membuat tanaman mati mendadak. Menggunakan pestisida yang mengandung bahan kimia mungkin bisa menjadi solusi yang efektif. Akan tetapi, tentu saja ada beberapa kelemahan seperti ekosistem tanah yang ikut rusak, tanaman yang terkontaminasi bahan kimia dan lainnya. Membuat pestisida organik menjadi alternatif agar tanaman dapat berkembang dengan optimal, mencegah serangan hama dan penyakit serta membuat hasil tanaman menjadi lebih aman untuk dikonsumsi.

Pestisida Organik (Hidroponik | Foto : differentperspective1.blogspot.co.id)
Pestisida Organik (Hidroponik | Foto : differentperspective1.blogspot.co.id)

Lalu, apa itu pestisida organik?

Pestisida organik adalah pestisida alami, solusi yang tepat untuk jangka pendek dalam menangani hama secara cepat. Pestisida tersebut juga dikenal sebagai pestisida nabati yang harus dilibatkan dalam sistem pengendalian hama. Sehingga, akan lebih baik digunakan ketika terjadi serangan hama saja. Artinya, jika tidak ada serangan hama dan tanaman tidak ada yang rusak, maka tidak perlu menggunakan pestisida alami.

Akan lebih baik pula jika tidak menggunakan pestisida alami jika kerusakan yang terjadi biasa-biasa saja, tidak membahayakan hasil panen dan tidak terlalu parah. Hal penting yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengamatan. Cari tahu apakah ada predator baik yang mau menjadikan hama-hama tersebut sebagai makanan. Amati pula apakah hama-hama tersebut menyerang dengan cepat atau lambat. Jika masih terdapat banyak predator hama, anda tidak perlu membuat pestisida organik karena predator-predator tersebut masih bisa bekerja.

Pasalnya, terdapat berbagai insektisida alami di alamyang kuat dan bisa membunuh semua serangga. Beberapa bisa merugikan, namun tidak sedikit pula yang membawa manfaat. Maka dari itu, perlu kehati-hatian jika ingin menggunakan pestisida, sebab bisa jadi ketika membunuh mereka malah menciptakan masalah baru di area perkebunan.

Nah, jika memang harus membuat pestisida organik, berikut informasinya.

Insektisida Nabati

Sasaran: laba-laba, semut, lalat buah, trips, tungau, kutu kebul, belalang, penggorok daun jenis ulat, jangkrik, dan lainnya.

Bahan yang dibutuhkan: 1 ons bawang putih, 1 ons kunyit, 3 ons lengkuas, 3 batang sereh dan merica secukupnya

  • Cara membuat:

Siapkan semua bahan di atas, campur dalam satu wadah dan tumbuk sampai benar-benar hancur. Kemudian, tambahkan 1 liter air dalam campuran bahan tersebut. Didihkan campuran semua bahan sebentar. Setelah mendidih, pindahkan ke dalam wadah dan tambahkan sabun cuci yang sering kita gunakan untuk mencuci piring. Tambahkan sabun tersebut dalam jumlah yang cukup dan aduk sampai rata. Biarkan sejenak agar dingin. Siapkan pula kain halus untuk disaring supaya ketika digunakan untuk menyemprot tidak ada kotoran yang menyumbat.

Cara pemakaian:

Tambahkan air, untuk 100 cc sampai 200 cc diperlukan 3 sampai 4 liter air. Aplikasikan pada tanaman yang terkena hama.

Semprotan Serangga

Cara ini lebih sederhana, sebab tidak membutuhkan bahan-bahan lainnya seperti membuat pestisida organik lainnya. Jika menemukan hama serangga yang merusak tanaman, kumpulkan sampai segenggam. Tumbuk semua hama tersebut dalam ember dan tambahkan air. Biarkan hama yang sudah tercampur air tersebut selama dua hari. Kemudian, saring cairan tersebut untuk disemprotkan pada tanaman yang rusak. Hama lainnya yang masih hidup akan menghindari hama yang sudah tercampur dengan cairan. Sedangkan untuk bekas-bekas tubuh yang tersaring tadi bisa dimasukkan pada wadah dan diletakkan di sekitar tanaman.

Hal ini disebabkan aroma akan tercium sehingga hama pun bisa menjauh. Semprotan ini sangat efektif untuk ulat bulu, keong, siput, cacing dan hama kecil lainnya. Akan tetapi, semprotan ini kurang efektif untuk belalang.

Semprotan Nimba

Hampir semua jenis serangga akan takluk dengan semprotan Nimba, bahkan nyamuk. Nimba adalah salah satu tanaman yang sangat baik digunakan sebab tergolong aman untuk manusia dan tidak membuat masalah besar untuk serangga yang baik, seperti predator hama. Walaupun tergolong efektif, Nimba membutuhkan waktu hingga beberapa minggu agar tampak terasa efeknya. Hal ini dikarenakan Nimba bekerja dengan cara memutus daur perkembangbiakan serangga. Bahkan, Nimba aka membantu produksi ulat yang baik untuk perkembangan tanaman.

Semprotan Nimba sangat efektif untuk memreangi lebah penyengat, keong atau siput, nematode, ulat, ngengat, lalat, penggerek daun, belalang dan juga nyamuk.

  • Cara membuat:

Pertama, tumbuk biji Nimba terlebih dahulu kemudian dimasukkan dalam kantong kain. Masukkan kanton kain tersebut dalam ember atau drum yang sudah diisi air dan rendam selama semalam. 500 gr biji nimba diperlukan untuk tiap 10 liter air. Kemudian, gunakan sebagai semprotan untuk hama dan tanaman yang rusak. Perlu diketahui bahwa biji Nimba jauh lebih efektif dibandingkan daunnya.

Cara lainnya adalah, ambil segenggam besar daun Nimba yang masih segar untuk dihaluskan. Tambahkan nimbi kedalam seember air dan biarkan hingga dua hari. Kemudian, buang daunnya dan gunakan airnya untuk semprotan.

Atau, anda juga bisa mengambil daun Nimba segenggam untuk dikeringkan kemudian ditumbuk dan dimasukkan dalam air. Biarkan sampai dua hari untuk kemudian disaring dan dijadikan semprotan.

Jika menggunakan biji Nimba, anda juga bisa merendam bijinya yang sudah dihancurkan terlebih dahulu. Namun, merendamnya tidak menggunakan air, tetapi alkohol.

Semprotan Bawang Putih Dan Cabe

Membuat pestisida organik selanjutnya adalah dengan membuatnya dari cabe dan bawag putih. Caranya yaitu dengan menyiapkan 3 biji bawang putih yang sudah dikupas ditambah dngan segenggam Lombok. Dua bahan tersebut harus direbus dalam sepanci air. Kemudian, tambahkan pula 1/4 balok sabun dan diaduk sampai benar-benar rata. Biarkan cairan ini selama sehari. Lalu, saring cairan tersebut. Untuk satu kali penyemprotan, anda bisa mengambil cairan tersebut sebanyak dua cangkir.

Bawang putih adalah insektisida, penolak hama dan fungisida. Sedangkan cabe adalah insektisida dan penolak hama. Sabun sangat membantu agar cairan semprotan lebih melekat pada tanaman serta serangga.

Semprotan ini sangat efektif untuk mengatasi ngengat, ulat bulu, cacing, dan aphid.

Semprotan Daun Pepaya

Cara membuat semprotan daun pepaya adalah dengan mengumpulkan 1 kg daun pepaya, setara dengan 1 tas plastik besar. Kemudian, lumatkan semua daun tersebut untuk dicampur dengan 1 liter air. Biarkan campuran tersebut selama satu jam sebelum disaring dan ditambahkan empat liter air lagi serta 1 sendok besar sabun.

Semprotan bisa digunakan untuk hama serangga seperti aphid, hama kecil, ulat bulu dan juga rayap. Untuk mengatasi rayap, anda ujuga bisa menumbuk buah pepaya muda dan dikumpulkan sarinya. Sari ini bisa disemprotkan langsung ke kayu-kayu yang rusak atau ke rayap.

Baca juga :…

Semprotan Jus Jahe

Untuk membuat yang satu ini dibutuhkan segenggam penuh jahe untuk diparut dan masukkan dalam seember air. Kemudian, biarkan campuran tersebut dalam sehari dan semprotkan ke tanaman yang rusak. Cara ini sangat penting karena dapat mengontrol ulat bulu dan larva ulat.

Itulah informasi tentang bagaimana membuat pestisida organik dari berbagai bahan secara mudah. Pestisida organik ini sangat cocok jika kebun ingin terbebas dari serangan hama. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *