Cara Ternak sapi Mudah dan Berhasil

Posted on

Cara ternak sapi  – Sapi merupakan salah satu binatang yang termasuk kedalam ras hewan Bovine. Banyak sekali orang -orang memelihara hewan yang satu ini untuk di ambil susunya, serta juga di ambil dagingnya untuk di jadikan sebagai makan sehari hari. Di samping hal tersebut hewan yang satu ini juga sangat bermanfaat sekali bagi manusia.

Cara Ternak sapi Mudah dan Berhasil - Foto : ternakpertama.com
Cara Ternak sapi Mudah dan Berhasil – Foto : ternakpertama.com

Karena hewan yang satu ini mudah dijinakkan dan juga mudah diarahkan walaupun nenek moyang hewan tersebut merupakan jenis hewan yang sangat liar sekali. Sapi ini sering sekali digunakan oleh masyarakat sebagai penggerak atau alat transportasi. Para petani juga sering menggunakan sapi ini sebagai penggerak alat untuk membajak sawah. Serta masih banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari jenis hewan yang satu ini.

Cara beternak sapi semakin hari pertumbuhannya semakin besar. Hal tersebut juga bisa mempengaruhi kebutuhan konsumsi yang jumlahnya meningkat pula. Kebutuhan bahan -bahan pangan seperti daging sapi pun bisa meningkat. Sapi ini merupakan salah satu jenis hewan yang dapat menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan pangan daging.

Dengan beternak sapi khususnya jenis sapi potong adalah salah satu usaha yang tidak ada hentinya. Setiap waktu daging sapi bisa merujuk pada peternak -peternak sapi tersebut. Jika di lihat dari segi ekonomi, beternak sapi merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan sekali. Hal tersebut karena dari seekor jenis sapi potong bisa mendapatkan banyak sekali hasil nya serta juga dagingnya.

Cara beternak sapi potong ini kebanyakan masih di kelola secara tradisional serta juga dengan usaha dalam jumlah skala kecil. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor kemampuan peternak di bidang permodalan dan juga keterbatasan pengetahuan tentang beternak sapi yang baik dan juga benar. Di dalam sebuah referensi ada 3 prinsip yang perlu anda lakukan. Dan juga agar beternak sapi ini bisa menghasilkan keuntungan yang sangat optimal yaitu dengan prinsip 3K (kualitas, kuantitas, dan juga kesehatan).

Prinsip cara beternak sapi

Umumnya beternak sapi yang sering dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh keuntungan yaitu penggemukan tubuh sapi itu sendiri. Penggemukan sapi potong yaitu cara beternak sapi yang sudah dewasa, yang awal mulanya tubuh sapi tersebut kurus lalu di tingkatkan berat badannya. Yaitu dengan pemberian pakan serta juga peliharaan secara baik dan juga benar. Penggemukan pada tubuh sapi ini di lakukan dalam waktu yang sangat singkat yaitu 3-5 bulan lamanya.

Cara beternak sapi potong yang baik yaitu harus memperhatikan jenis -jenis sapi potong serta juga langkah pemilihan bakalan nya.

Jenis -jenis sapi potong

Ada beberapa jenis sapi potong yang bisa di gunakan sebagai bakalan dalam usaha proses penggemukan sapi potong di antaran sebagai berikut:

  1. Sapi bali

Jenis sapi bali ini memiliki ciri -ciri kulit tubuhnya berwarna merah, serta juga memiliki warna tubuh putih di bagian kaki dari lutut ke bawah dan juga di bagian pantatnya. Sapi jenis ini juga memiliki garis yang berwarna hitam di bagian punggungnya. Keunggulan dari jenis sapi yang satu ini yaitu bisa beradaptasi dengan sangat baik di lingkungan yang baru.

  1. Sapi angole

Memiliki ciri tubuh yang berwarna hitam yang ada di beberapa bagian tubuh. Serta juga memiliki gelambir dan juga punuk dan juga daya adaptasi yang sangat baik. Jenis sapi yang satu ini merupakan jenis sapi hasil persilangan sapi madura.

  1. Sapi brahman

Jenis sapi yang satu ini memiliki ciri tubuh berwarna cokelat dan juga cokelat tua, serta memiliki warna putih di bagian kepala. Jenis sapi yang satu ini memiliki daya pertumbuhan yang sangat baik sekali dan juga sangat cepat. Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa jenis sapi yang satu ini menjadi jenis sapi primadona bagi banyak masyarakat.

  1. Sapi madura

Memiliki ciri warna kulit kuning dan juga kuning bata. Terkadang memiliki warna putih di bagian moncongnya. Jenis sapi yang satu ini memiliki daya pertambahan beratnya yang kurang bagus atau rendah.

  1. Sapi limousine

Memiliki warna tubuh yang hitam, serta juga ada warna merah bata dan juga putih. Keunggulan dari jenis sapi yang satu ini yaitu memiliki tubuh yang berukuran sangat besar serta juga dapat memproduksi daging yang sangat banyak sekali.

Pemilihan bakalan

Pemilihan bakalan sapi merupakan salah satu faktor yang sangat penting sekali sebelum beternak sapi. Sebelum anda beternak sebaiknya anda memilih jenis bakalan terlebih dahulu. Pemilihan bakalan yang baik bisa mempengaruhi hasil dari usaha penggemukan sapi nantinya. Ada beberapa bakalan sapi yang sangat bagus sekali, bakalan sapi tersebut memiliki ciri -ciri sebagai berikut:

  • Jenis sapi yang sudah berumur 2,5 tahun
  • Memiliki jenis kelamin jantan
  • Memiliki tubuh yang kurus, serta juga tulang yang menonjol, tetapi masih dalam keadaan sangat sehat sekali.
  • Memiliki bentuk tubuh yang panjang, bulat serta lebar.
  • Memiliki pandangan mata yang bersinar dan cerah
  • Memiliki bulu -bulu yang halus
  • Kotorannya normal

Tata cara pelaksanaan pemeliharaan:

Kandang

Setelah anda sudah mengetahui jenis -jenis sapi serta juga bakalan yang bisa di pelihara. Maka langkah selanjutnya yaitu mulai mengerjakan untuk bikin kandang sapi untuk sapi -sapi tersebut. Kandang sapi umumnya memiliki dua tipe yaitu kandang sapi individu dan juga kandang sapi berkelompok. Untuk kandang sapi individu setiap seekor sapi menepati tempat yang memiliki ukuran kurang lebih 2,5X1,5 meter. Tipe kandang yang satu ini dapat memicu pertumbuhan yang lebih pesat atau cepat. Karena tidak terjadi persaingan untuk dapat pakan dan juga memiliki tuang gerak yang terbatas.

Sedang untuk tie kandang sapi berkelompok sapi yang ada di dalam kandang tipe kelompok ini bisa memiliki kelemahan yaitu terjadinya persaingan untuk mendapatkan makanan. Sehingga dapat menyebabkan sapi yang lebih kuat yang ada di dalam kandang ini bisa memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Dan sapi yang kalah bisa menimbulkan kurangnya pertumbuhan sapi tersebut.

Pakan

Hal yang sangat penting juga di dalam beternak sapi yaitu masalah pakannya. Pakan merupakan salah satu faktor yang utama di dalam program penggemukan sapi tersebut. Berdasarkan beberapa referensi keilmuan dari sisi fisiologis serta juga sistem pencernaan ya, hewan sapi ini di golongan kedalam hewan ruminansia. Hewan ruminansia merupakan salah satu jenis hewan yang memiliki tiga proses pencernaan. Diantaranya yaitu secara mekanis di dalam mulut, dengan bantuan air ludah. Secara fermentative di dalam rumen dengan adanya bantuan microbial rumen. Dan yang terakhir secara enzimatis setelah sudah melewati proses rumen.

Untuk keberhasilan beternak sapi khususnya untuk proses penggemukan jenis pakan sapi tersebut haris di perhatikan. Jenis pakan sapi ada dua macam yaitu sebagai berikut hijauan serta juga kombinasi hijauan dengan di campur dengan konsentrat. Jenis pakan hijauan merupakan jenis pakan sapi yang sangat mudah sekali di dapatkan dan juga sangat murah sekali. Tetapi jenis sapi yang hanya di kasih pakan hijauan saja kurang memberikan hasil yang sangat optimal dalam proses penggemukan. Bisa membutuhkan waktu yang relatif sangat lama sekali apabila hanya di kasih jenis pakan hijauan saja.

Salah satu cara agar bisa mempercepat proses penggemukan yaitu dengan memberikan jenis pakan kombinasi hijauan dengan di campur dengan konsentrat. Jenis konsentrat tersebut di antaranya yaitu bisa ampas tahu, ampas tebu, kulit biji kedelai, kulit nanas serta juga jenis konsentrat yang di produksi oleh pabrik. Caranya yaitu pakan konsentrat di berikan terlebih dahulu guna memberikan pakan microbe rumen, sehingga ketika jenis pakan hijauan di berikan, microbe rumen tersebut telah siap untuk mencerna pakan hijauan tersebut.

Pengendalian jenis penyakit

Yang tak kalah pentingnya dalam beternak sapi yang sangat baik yaitu memperhatikan kesehatan sai tersebut. Sapi yang sehat serta tidak penyakitan bisa memberikan hasil serta juga keuntungan yang sangat besar. Di dalam menjaga kesehatan dan juga prinsip pengendalian penyakit prinsip menegah lebih sangat baik dati pada mengobati itu lebih utama. Karena jika sapi penyakitan dan juga tidak sehat tentunya membutuhkan obat dan juga biaya produksi tambahan. Usaha pencegahan untuk menjaga kesehatan sapi bisa anda lakukan sebagai berikut:

1. Pemanfaatan kandang karantina

Kandang karantina adalah kandang pemisahan sebelum sapi -sapi tersebut di jadikan satu bersama di kandang individu maupun di kandang kelompok. Untuk bakalan sapi yang baru bagusnya di karantina di suatu kandang yang terpisah. Karantina ini sendiri bertujuan untuk memantau ada tidaknya gejala penyakit yang belum di ketahui di saat anda membeli. Di samping itu juga bertujuan untuk penyesuaian sapi terhadap lingkungan kandang yang baru. Pada saat sapi tersebut di karantina sebaiknya di beri obat cacing.

Menurut penelitian sebagian jenis sapi yang berasal dari indonesia itu memiliki penyakit cacingan terutama sapi yang di pelihara oleh rakyat. Penyakit cacingan memang tergolong salah satu jenis penyakit yang tidak mematikan. Tetapi bisa mempengaruhi kecepatan pertumbuhan badan dan juga proses penggemukan sapi tersebut. Waktu untuk mengarantina bakalan sapi biasanya satu minggu untuk jenis sapi yang sehat. Untuk jenis sapi yang memiliki penyakit baru bisa di keluarkan di saat sapi tersebut sudah sehat. Terkadang karantina di lakukan selain untuk sapi baru juga di gunakan untuk memisahkan jenis sapi yang memiliki atau sedang menderita penyakit. Hal tersebut bertujuan agar sapi -sapi yang masih sehat lainnya tidak tertular penyakit.

2. Menjaga kebersihan kandang serta juga tubuh sapi bakalan

Menjaga tubuh kebersihan tubuh sapi bakalan serta juga kebersihan kandang sapi tersebut juga harus mendapatkan suatu perhatian yang sangat serius. Beternak sapi dengan cara menggemukkan tersebut memiliki risiko yaitu sapi bisa mengeluarkan kotoran dalam jumlah yang lebih banyak. Karena jika kondisi kandang serta tubuh sapi yang bersih dan juga sehat maka sapi tersebut bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Baca juga :

3. Vaksinasi untuk bakalan sapi baru

Pemberian vaksin pada bakalan sapi baru dapat di lakukan pada saat sapi berada di karantina. Jenis -jenis penyakit bisa saja menyerang tubuh sapi tersebut. Untuk dapat mengatasi hal tersebut anda bisa memberi vaksin kedalam tubuh sapi -sapi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *