Cara Menanam Lidah Buaya Agar Tumbuh Subur Dalam Pot

Posted on

Cara menanam lidah buaya atau Aloe Vera L. Webb tidak bisa dilakukan dengan teknik stek daun. Cara yang tepat adalah dengan menggunakan tanaman muda. Alternatif lainnya adalah menggunakan cara generatif atau dari biji buah yang sudah ada. Tanaman lidah buaya sangat terkenal sebagai tanaman obat dan merupakan tanaman hias. Ciri khasnya adalah daunnya yang sedikit runcing seperti taji, tebal, dan di bagian ujungnya bertepi.

Menanam Lidah Buaya dalam Pot Menjadi Subur
Menanam Lidah Buaya dalam Pot Menjadi Subur

Lidah buaya merupakan tanaman sekulen yang asalnya dari Afrika dan sudah sejak dulu dikembangkan sebagai obat. Ada berbagai manfaat yang terkandung didalamnya. Sehingga, banyak masyarakat yang tidak segan menanam lidah buaya bukan hanya untuk tanaman hias agar taman rumah tampak cantik. Lidah buaya juga bisa berfungsi membersihkan udara dalam ruangan. Itulah mengapa, karena manfaatnya yang begitu banyak, permintaan lidah buaya pun terus meningkat. Sehingga, banyak orang yang mulai melirik budidaya lidah buaya. Beberapa jenis lidah buaya yang paling sering dibudidayakan dengan nilai yang tinggi adlah Aloe Ferox dari Afrika, Aloe Barbandesis dari Amerika dan Aloe Sinensis dari Cina.

Menanam Lidah Buaya Dengan Media Pot

Menanam lidah buaya dengan media pot menggunakan teknik yang sama dengan menanam lidah buaya di dalam polybag. Ada beberapa tahap yang harus anda persiapkan sebelumnya.

  1. Persiapan Tanam

Sebagai tahap awal, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika sedang melakukan persiapan tanam. Pertama, anda harus menyiapkan pot atau polybag. memilih pot adalah faktor utama yang akan menentukan pertumbuhan lidah buaya. Pot besar sangat bagus agar tanaman bisa tumbuh optimal. Disisi lain, penggunaan pot besar tentu kurang efisien. Solusi terbaik adalah dengan memilih pot berukuran sedang yang berdiameter sekitar 20 cm agar efisien dalam hal biaya dan tempat.

Kedua, perhatikan media tanam. Media tanam adalah tempat tumbuh lidah buaya nanti. Sehingga, sangat penting bagi anda untuk memperhatikan media tanam. Media tanam harus mengandung komposisi yang benar supaya bisa menunjang pertumbuhan lidah buaya. Untuk menanam lidah buaya, media tanam yang ideal adalah pasir, tanah dan pupuk kandang. Ketika komposisi tersebut harus memiliki perbandingan 2:1:1.

Hal terakhir yang harus anda perhatikan adalah proses pembibitan. Cara menanam lidah buaya terutama pada tahap pembibitan bisa anda lakukan jika pot dan media tanam sudah siap. Pembibitan pada tanaman lidah buaya dilakukan secara vegetatif. Artinya, anda harus mengambil anakan yang melekat di tanaman induk. Mengambil anakan ini juga harus hati-hati. Pastikan bahwa anda mengambilnya sampai ke bagian akanya. Kemudian, tanam anakan tersebut di media tanam yang sudah anda siapkan.

Supaya tidak gagal dan tanaman tidak busuk, anda juga harus memperhatikan kedalaman media tanam. Pastikan bahwa media tanam tersebut tidak terlalu dalam atau dangkal. Kemudian, lubang tanam yang ideal adalah 10 cm.

Cara Merawat Tanaman Lidah Buaya

Nah, anda sudah tahu bagaimana cara menanam lidah buaya. Tahap selanjutnya yang harus anda lakukan adalah merawat tanaman tersebut. Proses perawatannya terbilang mudah. Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal sebagaimana berikut.

  1. Penyiraman

Jika bibit lidah buaya sudah ditanam, anda harus memberikan jeda selama beberapa hari terlebih dahulu. Jadi, anda tidak bisa langsung menyiramnya. Penyiraman yang dilakukan secara langsung tanpa memberikan jeda beberapa hari terlebih dahulu beresiko pembusukan pada akar. Penyiraman boleh dimulai jika tanaman sudah ditanam beberapa hari yang lalu.

Penyiraman yang efektif adalah dengan melakukannya secara teratur, yang paling penting adalah ketika musim panas. Cara ini adalah cara yang efektif untuk mempercepat pertumbuhan lidah buaya.

  1. Pemupukan

Mulai pemupukan ketika tanaman sudah berusia 3 sampai 4 bulan, atau jika sudah melalui masa panen peratma. Pemberian pupuk sangat penting guna memenuhi kebutuhan kalium serta unsur-unsur nitrogen yang lainnya yang digunakan tanaman untuk membentuk klorofil atau zat hijau daun, merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, serta membentuk jaringan lidah buaya.

Pupuk yang harus anda gunakan adalah campuran pupuk urea, TSP, serta KCL dengan perbandingan 1:1:1/2. Selain pupuk tersebut, anda juga dapat menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang. Untuk pupuk kandang, disarankan menggunakan pupuk dari kotoran sapi yang berfungsi meningkatkan dan memperbaiki struktur dari media tanam.

  1. Pembumbunan Dan Penyobekan

Pembumbunan diknela juga sebagi peninggikan media tanam yang berfungsi untuk memperkuat tanaman. Lakukan cara ini jika tanaman lidah buaya sudah berusia 3 bulan. Untuk penyobekan, atau pemisahan anakan dari induknya, anda bisa melakukannya ketika masa tanam yaitu ketika berumur 5 sampai 6 bulan. Pemisahan sangat penting guna menjaga pertumbuhan indukan.

  1. Mengendalikan Hama Dan Penyakit

Menanam lidah buaya dengan media tanam pot atau polybag memberikan kelebihan tersendiri untuk anda. Hal ini dikarenakan serangan gulma serta penyakit jauh lebih sedikit dibandingkan menanam lidah buaya di tanah. Umumnya, tanaman lidah buaya yang ditanam di pot atau di polybag memilik masalah dengan hama, yaitu ulat. Sedangkan untuk jenis penyakitnya yang sering menyerang biasanya adalah fusarium sp, yaitu penyakit yang membat pangkal batang serta pangkal daun membusuk.

Tindakan yang bisa anda lakukan untuk mencegah dua hal tersebut terjadi adalah dengan menyemprotkan insektisida serta fungisida pada tanaman lidah buaya anda. Dengan melakukan penyemprotan secara rutin, maka lidah buaya yang anda tanam di pot atau polybag bisa terbebas dari penyakit fusarium serta hama ulat. Panen pertama lidah buaya bisa dilakukan setelah tanaman sudah berusia 8 sampai 12 bulan. Kemudian, panen bisa terus dilakukan 1 bulan sekali.

  1. Pengembangbiakan

Mengembangbiakkan atau membudidayakan tanaman lidah buaya bukanlah hal yang sulit. Cara yang bisa anda lakukan adalah dengan pencangkokan tanaman. Artinya, anda harus menanam tunas muda yang dipindahkan ke dalam pot baru. Ambil tunas muda yang sudah siap saja,yaitu yang sudah berukuran 7 sampai 12 cm. Saat memotongnya, potong secara hati-hati, pastikan bahwa akar dan batang tanaman tidak terputus. Tanaman yang sudah dipotong harus didiamkan terlebih dahulu secara hati-hati di tempat yang kering sebelum kemudian anda menanamnya di pot baru dengan media tanam yang sama.

Nah, itulah informasi tentang cara menanam lidah buaya terutama di pot atau di polybag agar bisa tumbuh subur. Saat menanam lidah buaya di tempat tanam tersebut, anda harus sering-sering mengeluarkan tanaman supaya terkena sinar matahari secara langsung, walaupun anda sudah meletakkannya di tempat yang sejuk. Alasannya adalah agar tanaman lidah buaya anda bisa berkembang dan tumbuh secara optimal. Jika tanaman lidah buaya sudah berbunga dan berbuah, anda bia menggunakan bibit tanaman untuk mencoba penanaman secara generatif. Namun, cara generatif biasanya membutuhkan proses yang lebih lama dibandingkan cara vegetatif. Selain itu, sangat penting bagi anda untuk memastikan bahwa tanaman lidah buaya anda tidak mengandung banyak air. Hal ini sangat penting guna mencegah pembusukan dan menjaga kualitas tanaman, semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *