Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Posted on

Kangkung (Ipomoea Aquatica Forsk) merupakan salah satu sayuran paling populer yang banyak dijual di pasar-pasar dan bahkan menjadi sayuran favorit masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang lezat setelah diolah, kangkung juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Kangkung dipercaya dapat mengatasi insomnia atau gangguan susah tidur. Bagi anda yang sangat menyukai sayuran kangkung, ada baiknya jika anda mencoba menanam sayuran ini secara hidroponik. Selain dapat memaksimalkan lahan yang ada, kangkung yang ditanam secara hidroponik juga memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kangkung yang ditanam di tanah.

Kangkung termasuk sayuran yang tingkat produksinya cepat. Kangkung sudah bisa dinikmati ketika berumur sekitar 4-6 minggu setelah masa tanam. Bagi anda yang ingin mencoba menanam kangkung secara hidroponik, berikut beberapa langkah menanam kangkung hidroponik.

Cara Menanam Kangkung Hidroponik
Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Ketika menanam kangkung secara hidroponik, ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan. Berikut beberapa alat dan bahan yang dibutukan untuk memulai menanam kangkung secara hidroponik.

  • Baskom Plastik Tanpa Lubang – Baskom ini digunakan sebagai wadah / media air nutrisi.
  • Baskom Plastik Berlubang / Besek – Baskom ini tampak seperti saringan yang memiliki lubang-lubang kecil diseluruh sisi permukaan. Baskom ini digunakan untuk menaruh benih / bibit tanaman.
  • Benih kangkung – Untuk mendapatkan benih kangkung yang memiliki kualitas baik, anda bisa mendapatkan benih tanaman di toko-toko pertanian.
  • Pupuk Hidroponik – Pupuk hidroponik yang digunakan biasanya nutrisi AB Mix hidroponik sayur. Anda bisa mendapatkannnya di toko-toko pertanian.
  • Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) – ZPT digunakan ketika proses perendaman benih. ZPT digunakan untuk mendukung atau merangsang benih tanaman agar lebih cepat berkecambah dan tumbuh. Penggunaan ZPT tidaklah wajib, jadi tidak menggunakan ZPT juga tidak masalah.

Pemilihan dan Penyamaian Benih Kangkung

Pilihlah benih / bibit kangkung yang memiliki kualitas baik, sehingga akan menghasilkan sayuran yang maksimal dan memuaskan. Untuk mengatahui benih yang akan ditanam berkualitas baik atau tidak, berikut cara yang dapat dilakukan untuk memilih benih yang memiliki kualitas baik dan melakukan penyemaian pada benih.

  • Siapkan wadah yang sudah berisi air dingin / hangat
  • Masukkan benih kedalam wadah, biarkan selama seharian
  • Perhatikan benih yang mengapung dan tenggelam
  • Pilihlah benih yang tenggelam, dan buang benih yang mengapung. Benih yang mengapung tidak memiliki kulitas baik, tidak mampu berkecambah dan pertumbuhannya cenderung lambat.
  • Setelah benih dipilih, buang airnya.
  • Siapkan kain yang memiliki ketebalan cukup untuk membungkus benih yang direndam tadi
  • Siram kain dengan air hangat seperlunya saja dan letakkan ditempat yang gelap untuk menjaga kelembabannya, sehingga benih kangkung cepat berkecambah.

Pemberian Nutrisi Kangkung Hidroponik

Nutrisi yang diberikan pada tanaman kangkung sama dengan nutrisi yang diberikan pada tanaman sayuran lainnya. Nutrisi yang digunakan biasanya nutrisi AB Mix Hidroponik. Caranya adalah dengan menyiapkan 1 liter air, kemudian campurkan nutrisi AB Mix masing-masing 5 ml, atau baca petunjuk takaran pada kemasan. Aduk pupuk hingga tercampur rata, kemudian masukkan larutan nutrsi ke dalam baskom hingga tingginya mencapai permukaan batas bawah baskom berlubang / besek. Usahakan agar air nutrisi tidak merendam benih, agar benihnya tidak membusuk.

Penanaman Kangkung Hidroponik

Benih kangkung akan tumbuh lebih baik dan lebih efisien jika dalam satu wadah jumlah benihnya banyak, bahkan usahakan agar tidak ada ruang kosong diantara tanaman. Berikut beberapa langkah untuk melakukan penanaman kangkung hidroponik.

  • Pindahkan benih yang sudah berkecambah ke dalam baskom berlubang / besek.
  • Masukkan larutan nutrisi ke dalam baskom, hingga tingginya mencapai permukaan batas bawah baskom berlubang / besek.
  • Letakkan baskom berlubang / besek di atas baskom yang berisi larutan nutrisi
  • Tutup baskom dengan plastik hitam selama seharian untuk merangsang tanaman melakukan fototropisme (pergerakan tanaman). Atau letakkan langsung tananam di tempat yang terdapat sinar matahari langsung
  • Ketika tanaman tumbuh daan berumur 14 hari, berikan larutan yang dosisnya bertambah banyak. Setidaknya sekitar 7-9 ml per liter air.
  • Ganti air larutan secara berkala jika larutan nutrisi mulai berbau dan larutan nutrisi dalam baskom berkurang hingga masa panen.

Baca juga :

  1. Menanam Tomat Secara Hidroponik
  2. Menanam Kemangi secara Hidroponik
  3. Contoh Tanaman Hidroponik

Pemanenan Kangkung Hidroponik

Kangkung termasuk sayuran yang tingkat produksi pertumbuhannya cepat. Kangkung sudah bisa dipanen setelah 4-6 minggu masa tanam. Proses pemanenan kangkung dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan sedikit mengangkat media tanam dan menuangkan kangkung atau dengan langsung mencabut kangkung masih terlihat segar dan belum tua. Sebaiknya lakukan pemanenan dengan hati-hati agar tanaman kangkung tidak rusak atau layu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *