Bercocok Tanam Selada Hidrponik

Posted on

Selada (Lactuca sativa) merupakan salah satu tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik. Selada akan tumbuh subur meskipun tidak memerlukan perawatan yang rumit. Daun selada sering dikonsumsi secara mentah sebagai salad. Mengkonsumsi selada secara rutin akan memberikan dampak positif bagi tubuh. Selada memiliki kandungan mineral yang berkhasiat untuk menjaga keseimbangan tubuh dan juga dipercaya merupakan obat bagi penderita insomnia.

Di Indonesia sendiri, selada biasanya sering dijumpai sebagai lalapan untuk makan ayam goreng, pecel lele dan sebagainya. Bagi anda yang ingin mencoba bercocok tanam selada secara hidroponik, berikut beberapa langkah menanam selada hidroponik.

Bercocok Tanam  Selada Hidrponik
Bercocok Tanam Selada Hidrponik

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Persiapan awal yang harus dilakukan untuk menanam selada hidroponik adalah menyiapkan alat dan bahan. Alat dan bahan yang akan digunakan adalah pot plastik, baki, pipa air / baskom, arang sekam, streofom / spons, bibit selada dan nutrisi hidroponik selada.

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Selada
Pilihlah bibit yang memiliki kualitas yang baik agar hasil panen yang diperolehpun maksimal dan memuaskan. Sebelum melakukan penanaman bibit selada, bibit selada sebaiknya disemai terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut.

  • Siapkan baki yang akan digunakan sebagai wadah media semai
  • Siapkan media semai arang sekam, masukkan dalam baki
  • Basahi media semai agar menjadi lembab
  • Taburkan bibit selada pada arang sekam yang telah diratakan dalam baki
  • Setelah bibit ditaburkan, tutup media semai dengan plastik kurang lebih selama 2 hari
  • Letakkan ditempat yang bersuhu 15˚-20˚C
  • Bibit akan mulai berkecambah dalam waktu 2 hari tersebut
  • Meskipun bibit sudah berkecambah, sebaiknya bibit jangan langsung ditanam pada media tanam. Letakkan terlebih dahuhu pada tempat yang memiliki asupan cahaya matahari cukup kurang lebih selama 2 minggu
  • Tunggu bibit selada cukup tinggi setidaknya sekitar 5 cm atau memiliki 4 helai daun untuk ditanam pada media tanam

Penanaman Bibit Selada
Langkah bercocok tanam selada hidroponik selanjutnya adalah proses penanaman. Penanaman bibit selada dilakukan dengan memindahkan bibit yang sudah tumbuh ke media tanam hidroponik dengan cara sebagai berikut.

  • Pisahkan bibit selada dari media semainya, jangan langsung dicabut tetapi dengan cara menyelupkan bibit dan media semainya kedalam baskom yang sudah berisi air. Goyang-goyangkan baskom hingga media semai terlepas dari bibit
  • Setelah media semai terlepas, jepit bibit selada menggunakan spons. Spons digunakan untuk menyangga tanaman selada.
  • Masukkan bibit selada tersebut ke dalam pot
  • Letakkan pot pada pipa air yang telah berisi larutan nutrisi hidroponik. Nutrisi hidroponik yang digunakan biasanya nutrisi AB Mix.
  • Usahakan agar larutan nutrisi mengenai akar tanaman, agar tanaman selada tumbuh dengan cepat.

Perawatan Selada Hidroponik
Perawatan yang dilakukan pada tanaman selada hidroponik tidak terlalu rumit, justru terbilang cukup mudah. Perawatan dapat dilakukan dengan memperhatikan kecukupan nutrisi, intensitas cahaya, pertumbuhan daun tanaman selada dan memastikan tanaman selada terhindar dari serangan hama dan penyakit tanaman. Serangan hama dapat dikendalikan secara manual atau dengan menyemperotkan pestisida nabati. Sebisa mungkin usahakan jangan gunakan pestisida kimia.

Baca Juga :

Pemanenan Selada Hidroponik
Selada biasanya sudah bisa dipanen pada waktu 5-6 minggu setelah masa tanam. Setelah bagian luar daun salada dipotong, maka bagian dalam salada akan segera tumbuh dan menggantikan daun salada yang dipotong, sehingga selada memiliki pertumbuhan yang cukup cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *