Menanam Sawi Secara Hidroponik

Posted on

Sawi merupakan tanaman sayuran yang populer dan termasuk jenis sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat dengan memanfaatkan daun atau bunganya untuk diolah. Sawi adalah salah satu sayuran hijau yang kaya akan serat dan mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Ada beberapa jenis sawi yang sering dikonsumsi, sawi hijau, sawi putih, sawi daging atau pok coy.

Bagi anda yang vegetarian, tidak ada salahnya jika anda mencoba menanam sawi untuk dikonsumsi sendiri. Sawi dapat ditanam dengan teknik hidroponik, jadi memudahkan anda yang tidak memiliki lahan cukup luas untuk mulai menanam sawi. Berikut beberapa cara menanam sawi secara hidroponik.

Menanam Sawi Secara Hidroponik
Menanam Sawi Secara Hidroponik

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Botol aqua bekas
  • Pisau / gunting
  • Sumbu / kain
  • Pipa paralon
  • Larutan nutrisi
  • Arang sekam

Persiapan Media Tanam
Setelah semua alat dna bahan disiapkan, langkah selanjutnya adalah membuat atau menyiapakan meda tanam. Berikut beberapa langkah untuk menyiapkan media tanam

Potong botol aqua bekas menjadi 2 bagian. Ke 2 potongan botol aqua bekas tersebut akan digunakan sebagai wadah tanaman.

  1. Buatlah lubang pada botol aqua bagian bawah, sedangkan botol bagian atas tidak perlu dilubangi lagi.
  2. Masukkan sumbu pada botol yang telah dilubangi, setengahya berada didalam dan setengahnya diluar botol.
  3. Sumbu tersebut akan digunakan untuk mendistribusikan air nutrisi ke tanaman.
  4. Selanjutnya isi botol dengan arang / abu sekam.
  5. Buat lubang pada paralon besar, lubang yang dibuat disesuaikan dengan ukuran boto aqua.
  6. Masukkan botol yang sudah diberi sumbu dan arang sekam kedalam lubang paralon.
  7. Masukkan air larutan nutrisi pada paralon, biarkan kurang lebih selama 2 hari.

Pemilihan Bibit Sawi

Dibutuhkan bibit sawi yang berkualitas baik untuk menghasilkan hasil panen yang berkualitas dan melimpah. Pilihlah bibit sawi yang sehat dan bebas dari hama atau penyakit. Bibit juga bisa diperoleh dari induk yang memeiliki kualitas sempurna dengan ciri memiliki tampilan yang licin dan mengkilap. Bibit yag sudah dipilih kemudian disemai, hingga muncul kecambah pada bibit. Bibit yang sudah memiliki kecambah, sebaiknya dipindahkan ke tempat yang teduh, namun masih cukup mendapat sinar matahari.

Penanaman Bibit Sawi

Penanaman dilakukan ketika bibit sudah memliki akar. Kemudian masukkan bibit sawi ke dalam botol yang sudah disiapkan sebelumnya. Masukkan bibit secara perlahan dan dengan hati-hati agar akar tanaman tidak putus dan tidak rusak.

Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Sawi

Pemeliharaan dan perawatan tanaman sawi harus dilakukan dengan rutin agar tanman dapat tumbuh dengan baik. Perawatan yang dilakukan pada tanaman sawi cukup mudah, pada awal penanaman sebaiknya berikan larutan nutrisi setiap hari. Pastikan nutrisi yang diberikan merupakan larutan nutrisi khusus tanaman hidroponik. Selain itu, bersihkan dan ganti bibit tanaman sawi yang tidak tumbuh dengan bibit yang baru. Perhatikan juga gangguan serangan hama dan penyakit, jika tanaman sawi sudah terlanjur terkena hama dan penyakit sebaiknya segera ditanggulangi dengan menyemprotkan pestisida atau insektisida sesuai dengan masalah yang mucul.

Baca Juga :

  1. Menanam Strawberry Secara Hidroponik
  2. Menanam Ketimun Secara Hidroponik
  3. Inilah Keuntungan Menanam Secara Hidroponik
  4. Cara Bercocok Tanam Hidroponik
  5. Kelebihan Dan Kekurangan Hidroponik

Pemanenan Tanaman Sawi

Masa panen tanam sawi yang ditanam secara hidroponik lebih cepat jika dibandingkan dengan menanam sawi di tanah. Menanam sawi secara hidroponik juga lebih praktis. Sawi sudah bisa dipanen ketika tanaman berumur 3 bulan setelah penanaman. Pemanenan dapat dilakukan dengan mudah. Anda bisa langsung mencabut sawi yang sudah besar secara perlahan dari media tanam.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *