Budidaya Gurame mudah dan Menguntungkan

Posted on

Ketika anda berwisata bersama keluarga dan ingin melepas lelah dengan menikmati sajian seafood di salah satu rumah makan populer, anda mungkin cenderung memilih beberapa menu seperti olahan kepiting, udang, dan yang cukup populer adalah gurame. Gurame adalah menu wajib ada di semua rumah makan di nusantara. Tidak heran jika anda bisa membuka peluang usaha dengan mencoba budidaya gurame mudah dan menguntungkan.

Ketika diolah menjadi menu masakan, gurame memiliki cita rasa yang gurih terutama ketika di bakar atau digoreng. Tidak sedikit orang yang senang dengan gurami, sehingga terbilang laris manis. Bahkan, menginvestasikan uang anda untuk membuat budidaya ikan gurame adalah bisnis yang menggiurkan. Hanya dengan menyebar bibit 2.000 ekor, anda bisa meraup hingga 40 juta. Fantastis bukan?

Budidaya Gurame mudah dan Menguntungkan
Budidaya Gurame mudah dan Menguntungkan

Apa yang muncul di benak anda ketika mendengar bahwa budidaya gurame mudah dan menguntungkan? Mungkin ada beberapa kendala yang harus anda hadapi yaitu kebutuhan air yang berlimpah dan juga habitat ikan yang membutuhkan lokasi luas. Sehingga, terkesan bahwa untuk membudidayakannya akan membutuhkan modal yang benar-benar tidak sedikit. Hanya saja, itu hanyalah estimasi yang tidak tepat. Sebab nyatanya, anda bisa berbudidaya pada skala rumah tangga atau dengan modal kecil.

Untuk memulai membudidayakan ikan gurame dalam skala rumah tangga, cara pertama yang bisa anda coba adalah dengan menyiapkan media kolam terpal. Media kolam terpal bisa digunakan pada lahan yang sempit. Hal ini tentu sudah mematahkan kepercayaan bahwa budidaya ikan gurame membutuhkan lokasi yang luas. Anda bisa menggunakan pekarangan rumah anda sebagai kolam untuk berbudi daya. Atau jika di sekitar rumah anda terdapat lahan yang kosong, anda bisa menyewanya. Dengan senang hati, sang penyewa pun tidak akan keberatan jika anda membayarnya dengan harga terjangkau, daripada lahan tersebut kosong dan tidak digunakan.

Tetapi, ketika anda ingin berbudidaya gurame, penting untuk diketahui bahwa jika lahan yang tersedia cukup sempit, maka bibit yang bisa dibudidayakan pun tidak bisa banyak.

Membudidayakan ikan gurame pada olam terpal membutuhkan perhitungan dan pertimbangan yang tepat. Anda harus merencanakan kuantitas gurame yang akan disebar di kolam tersebut. Untuk kolam terpal yang dibuat, tiap satu meter persegi dari kolam tersebut dengan kedalaman sekitar 90 cm bisa digunakan untuk mendukung 10 ekor gurame yang berbobot masing-masing 2,5 ons.

Cara Membuat Kolam Terpal

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat kolam terpal. Cara pertama adalah dengan menggali tanah hingga 90 cm dalamnya, kemudian pasang terpal di tanah yang sudah digali tersebut. Cara kedua adalah anda tidak perlu menggali. Pasang terpal dengan bentuk seperti bak. Kerangka dibutuhkan, misalnya dengan menggunakan besi atau kayu untuk menyangga terpal sehingga terbentuk seperti bak. Cara awal menguntungkan dari segi beban terpal yang ringan ketika diberi air sementara, sedangkan cara kedua menguntungkan bagi pembudidaya untuk mengganti dan membersihkan kolam.

Untuk lokasi kolamnya, kolam harus terkena sinar matahari yang cukup. Gurame tinggal di daataran rendah dengan suhu untuk pertumbuhan hingga 28 derejat Celsius. Untuk itu, membudidayakan ikan gurame sangat cocok jika anda tinggal di lingkungan dataran rendah, bukan di dataran tinggi. Gurame hanya mampu berkembang secara optimal pada ketinggian 800 mdpl maksimal.

Cara Memilih Benih Yang Sehat

Benih yang bagus untuk memulai pembudidayaan adalah dengan mencari benih sehat, normal, bebas cacat dengan berat sekitar 100 gram. Benih paling tidak berumur lebih dari setahun. Cara ini akan membantu anda untuk memanen ikan gurame lebih cepat. Ikan gurame siap untuk dijual jika berat sudah 500 gram. Anda bisa membeli benih ikan gurame di lokasi pembudidayaan ikan gurame yang dekat. Jika mengambil bibit terlalu jauh, maka ikan gurame harus beradaptasi lebih keras dalam lingkungan yang jelas-jelas berbeda

Cara Memberi Pakan Dan Protein Nabati

Pakan yang baik adalah yang mengandung protein hewani atau nabati. Untuk itu, anda harus memberikan kedua bahan makanan tersebut pada jenis pakan yang anda pilih. Protein hewani dibutuhkan agar ikan gurame bisa cepat tumbuh.

Ikan gurame bisa diberikan pakan hewani sekitar 25%, sedangkan untuk protein nabati bisa diberikan pada ikan gurame dari daun singkong, daun kangkung dan daun talas. Agar perkembangan lebih cepat, tambahkan pula enzim komplek sebanyak 2% yang bisa anda temukan dari pakan pabrik.

Ketika memberikan pakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama jika anda menggunakan kolam terpal. Akan lebih baik jika anda tidak memberikan pakan yang berlebihan pada ikan gurame, sebab jika makanan tampak masih banyak dan tersisa, maka anda harus dengan segera membuangnya.

Hal ini dikarenakan jika sisa makanan dibiarkan sampai mengendap ke dasar kolam akan menyatu dengan kotoran ikan. Kondisi ini akan menghasilkan zat amoniak yang tentunya akan membahayakan kelangsungan hidup ikan gurame. Kualitas air harus diperhatikan pula. Gurame memang bisa tahan dengan kondisi air yang tidak baik, tetapi sangat penting sekali untuk anda membersihkan kolam dan kemudian menggantinya sebagian atau 30% secara berkala. Penggantian yang ideal adalah sekitar satu minggu sekali. Cara penggantian air adalah dengan melakukan shipon atau shift pond.

Caranya adalah, anda harus menggunakan pompa atau selang untuk menyedot air keluar. Selang dibutuhkan untuk membuang kotoran dari dalam kolam. Kemudian, anda bisa menyambungkan selang lain untuk mengisi air baru yang masih bersih kedalam kolam. Akan sangat bermanfaat jika kolam ditambah filter atau aerator yang berfungsi untuk menambahkan jumlah oksigen serta membersihkan kotoran secara otomatis.

Cara Melindungi Gurame Dari Berbagai Penyakit

Ada banyak penyakit yang mengancam perkembangan dan kehidupan ikan gurame yang jelas juga dapat membuat anda mengalami penurunan keuntungan ketika masa panen nanti. Penyakit yang sering muncul adalah jamur. Untuk mencegah adanya berbagai penyakit, saran terbaik adalah dengan melakukan pengeringan kolam yang sudah dibuat, dengan cara dibiarkan selama 14 hari. Jika sudah, tambahkan kapur pertanian sekitar 100 hingga 200 gram per meter persegi. Jika anda menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan budidaya ikan gurame, anda bisa merendam larutan kaporit terlebih dahulu dan kemudian keringkan.
Ketika anda menemukan adanya ikan gurame yang terserang jamur, cara terbaik adalah dengan memisahkan ikan tersebut dan rendam dengan larutan garam dapur sebanyak 20 mg per liter dalam sejam.

Masa Panen

Ikan gurame bisa dipanen dengan cepat. Sebab, usia pembibitan pada ikan ini tergolong singkat. Dengan bibit 2,5 ons, anda hanya butuh memeliharanya hingga usia 5 bulan dan gurame pun siap dipanen dengan bobot hingga mencapai 7 ons.
Jika kondisi air baik, pemberian pakan baik dengan frekuensi yang cukup sering, maka berat ikan yang dipanen pun bisa meningkat.
Itulah informasi tentang budidaya gurame mudah dan menguntungkan yang bisa menginspirasi anda bahwa budidaya ikan gurame tidaklah mahal dan membutuhkan lahan yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *