Cara Menanam Cabe Di Polybag / Pot

Posted on
Cara Menanam Cabe Di Polybag – Jika anda merupakan salah satu orang yang menyukai pedas, ada baiknya jika anda mencoba menanam cabe sendiri di rumah anda. Dengan begitu anda bisa dengan mudah memetik cabe kapanpun sesuai dengan kemauan anda.  Berbeda dengan cara yang digunakan untuk menanam cabe pada biasanya, menanam cabe juga bisa menggunakan polybag / pot. Selain tidak memerlukan lahan yang begitu luas, menanam cabe di polybag  / pot juga bisa dilakukan dengan mudah dimana saja.  Berikut beberapa langkah cara menanam cabe di polybag / pot.
 
 
Siapkan bibit cabe yang akan ditanam
Tentukan terlebih dahulu jenis cabe apa yang akan ditanam di polybag / pot. Misalnya cabe rawit, cabe merah atau cabe keriting. Anda bisa memperoleh bibit tanaman cabe dengan cara membeli bibit cabe dengan  berbagai merk yang beredar dipasaran, atau dengan membuat bibit cabe sendiri. Sebelum bibit cabe ditanam dalam polybag / pot, sebaiknya semai terlebih dahulu bibit cabe yang telah dipilih. Penyemaian dilakukan untuk menyeleksi bibit yang berkualitas baik dengan yang tidak baik, misalnya bibit cacat, kerdil, dan tidak sehat. 
 
Proses penyemaian juga dilakukan untuk menunggu bibit tanaman agar siap dipindahkan ke media tanam yang lebih luas.
 
Siapkan polybag / pot yang akan digunakan sebagai wadah
Polybag / pot yang digunakan sebaiknya yang berukuran besar. Anda bisa menggunakan polibag / pot yang memiliki diameter minimal 30cm. Ukuran wadah yang besar dapat menampung media tanam yang banyak sehingga akan menopang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. 
 
Siapkan tanah sebagai media tanam
Tanah yang digunakan sebagai media tanam sebaiknya tanah yang gembur, banyak mengandung unsure hara dan tanah yang tidak mudah becek. Media tanam sebaiknya menggunakan tanah yang sudah diberi campuran tanah, pupuk kandang, pupuk kompos dan arang sekam. Jika menggunakan campuran tanah dan pupuk kompos / pupuk kandang perbandingannya 2:1 dan jika menggunakan campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang perbandingannya 1:1:1.  
 
Aduk semua campuran yang akan digunakan sebagai media tanam hingga merata. Media tanam yang sudah dibuat sebaiknya diletakkan ditempat yang tidak mudah digenangi air. Media tanam sebaiknya dibuat sekitar 7-10 hari sebelum bibit cabe siap untuk dipindahkan.
 
Pemindahan dan penanaman bibit cabe di polybag / pot
Setelah bibit cabe yang disemai telah siap untuk dipindahkan, dan media tanam siap untuk ditanami segera lakukan proses pemindahan dan penanaman bibit cabe. Pemindahan bibit cabe ke polybag / pot sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar tanaman tidak terkena terik matahari secara langsung yang bisa menyebabkan tanaman menjadi layu. Selanjutnya siram media tanam agar basah, kemudian buatlah lubang tepat ditengah-tengah polybag / pot sedalam 5-7cm. 
 
Setelah lubang tanam dibuat, pindahkan bibit cabe ke lubang tanam secara hati-hati agar media semai dan akar tanamannya tidak rusak. Tutup pangkal tanaman dengan tanah dan tekan-tekan sedikit agar bibit tanamannya kokoh dan kuat. Setelah itu siram tanaman dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban tanah. Pada awal penanaman letakkan polybag/ pot ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung sekitar 3-4 hari agar tanaman bisa beradaptasi dengan media tanam yang baru. Jika bibit sudah cukup kuat dan sudah mulai tumbuh akar tanaman di media tanam yang baru, maka polybag / pot sudah bisa diletakkan ditempat yang terkena sinar matahari penuh.
 
Perawatan dan pemeliharaan tanaman cabe di polybag / pot
Perawatan dan pemeliharaan tanaman cabe di poybag / pot tidak jauh berbeda dengan melakukan perawatan tanaman cabe yang langsung ditanam di tanah. Perawatan tanaman tersebut meliputi, pemupukan, penyiraman dan pemeliharaan tanaman. Pemberian pupuk tambahan bisa menggunakan pupuk organic dan pupuk anorganik. Pupuk organic bisa didapatkan dari kotoran hewan atau yang lainnya. Sedangkan pupuk anorganik bisa menggunakan pupuk buatan seperti NPK sebanyak satu sendok per polybag / pot sebulan sekali. 
 
 
Penyiraman tanaman dapat dilakukan setidaknya sehari sekali jika tidak sedang hujan atau disesuaikan dengan kondisi dan keadaan tanah. Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan cara mengambil atau menyabut daun-daun kuning pada tanaman dan memangkas bagian tanaman yang sudah tidak produktif, misalnya batang tanaman yang warnanya kecoklatan dan hampir mati. Pemeliharaan tanaman dilakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan optimal, dan untuk menghilangkan hama yang menyerang tanaman, perlu juga menggunakan pestisida. 
 
Namun jangan terlalu sering menggunakan pestisida, karena dapat merusak tanaman cabe. Jika tanaman cabe sudah tumbuh besar, sebaiknya berikan kayu penopang pada tanaman, agar tanaman cabe tidak mudah roboh.
 
 
Pemanenan cabe
Pemanenan cabe dapat dilakukan jika cabe telah tumbuh dengan baik dan memiliki buah yang segar dan masak, berwarna merah atau ketika cabe masih memiliki garis hijau pada buahnya. 
 
Cabe dengan kondisi tersebut dapat bertahan 1-2 harian. Pemanenan cabe sebaiknya dilakukan pada pagi hari, agar kesegaran cabe tetap terjaga. Gunakanlah wadah yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga cabe tidak cepat busuk.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *