Budidaya Cabe Merah Yang Tepat

Posted on

Budidaya Cabe Merah Yang Tepat – Cabe merah merupakan salah satu jenis cabe yang digemari dan dijadikan sebagai bumbu masakan oleh masyarakat. Di Indonesia, komoditas cabe merah masih terbilang sedikit. Oleh sebab itu, budidaya cabe merah masih memiliki peluang yang cukup tinggi.

Meskipun budidaya cabe merah tidak jauh berbeda dengan budidaya jenis cabe yang lain, tapi bisa dibilang budidaya cabe merah ini sedikit lebih sulit.

Sebab cabe merah sangat rentan terhadap kondisi cuaca dan serangan hama. Selain itu, fluktuasi harga cabe yang berubah-ubah juga menjadi tantangan tersendiri bagi para patani cabe merah. Bagi anda yang ingin mencoba budidaya cabe merah, berikut beberapa langkah cara budidaya cabe merah.

Budidaya Cabe Merah Yang Tepat

Syarat tumbuh tanaman cabe merah
Agar  tanaman cabe merah dapat tumbuh secara maksimal, anda harus mengetahui factor yang dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tanaman cabe merah.

  1. Iklim – Tanaman cabe merah dapat tumbuh di dataran rendah atau dataran tinggi hingga ketinggian mencapai 1400 meter dpl. Namun, jika ditanam di dataran tinggi produktivitas tanaman cabe merah kurang maksimal. Tanaman cabe merah sebaiknya ditanam di daerah yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, setidaknya 10-12 jam per harinya. Suhu udara yang optimal untuk tanaman cabe merah sekitar 24°C-28°C dan curah hujan 800-2000mm per tahun dengan kelembaban sekitar 80%.
  2. Tanah – Cabe merah dapat ditanam hampir disemua jenis tanah. Namun, tanah yang digunakan sebaiknya tanah yang mengandung bahan organic (minimal 1.5%), gembur, bebas gulma, dan memiliiki nutrisi dan air yang cukup. Tanah yang ideal untuk digunakan memiliki pH sekitar 6,0 sampai 6,5, dengan suhu tanah 24°C-30°C dan kelembabannya sedang (tidak terlalu basah).

Persiapan lahan tanam
Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menanam cabe merah dari gulma atau rumput liar, bebatuan kerikil, kayu, plastic atau benda-benda lainnya. Kemudian gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak. Lalu buatlah bedengan dengan ukuran lebar 100-120cm  dengan tinggi sekitar 25-40cm, dan jarak antar bedeng sekitar 60cm, sedangkan panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan atau sesuai kebutuhan.

Bedengan dibuat memanjang dari arah utara ke selatan agar memperoleh cahaya matahari yang cukup. Setelah bedengan selesai dibuat, berikan mulsa plastic / mulsa jerami diatas bedengan untuk menjaga kelembaban tanah, mencegah erosi, mengendalikan rumput liar, dan menjaga kebersihan lahan tanaman. Lalu buatlah lubang tanam dengan jarak 50-60cm dan kedalaman lubang sekitar 10cm. Lubang sebaiknya dibuat tidak sejajar (selang seling / zig zag) agar terdapat celah untuk sirkulasi udara / angin.

Pemilihan benih cabe merah
Benih cabe merah yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas lahan yang akan digunakan. Pilihlah benih yang memiliki kualitas yang bagus. Benih cabe merah bisa dibeli ditoko pertanian atau dibuat sendiri menggunakan hasil panen sebelumnya.  Jika menggunakan benih dari panen sebelumnya, pilihlah cabe merah yang memiliki kondisi segar dan tidak layu, kemudian kupas dan ambil bijinya, masukkan biji cabe merah kedalam wadah yang berisi air dan rendam selama kurang lebih 3 jam atau  sehari semalam.

Tambahkan 1 siung bawang merah yang telah dihaluskan ke dalam wadah, bawang merah tersebut digunakan sebagai  ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) untuk merangsang perkecambahan benih. Pilihlah biji cabe yang tenggelam dan buanglah biji cabai yang mengapung. Biji yang bagus untuk digunakan sebagai benih adalah biji yang tenggelam.

Kemudian tiriskan / jemur biji cabe diterik matahari hingga bijinya mengering. Biji yang telah dipilih, kemudian disemai. Proses penyemaian  dilakukan untuk menunggu bibit tanaman agar siap dipindahkan ke media tanam yang lebih luas. Media semai yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang / pupuk kompos yang dimasukkan ke polybag kecil atau disemai langsung pada bedengan. Tunggu hingga bibit cabe merah siap dipindahkan kelahan tanam.

Penanaman Cabe Merah
Benih / bibit cabe merah sudah bisa dipindahkan / ditanam ketika bibit cabe sudah bisa tumbuh dengan baik, setidaknya memiliki minimal 4 helai daun. Penanaman cabe merah sebaiknya dilakukan pada waktu pagi atau sore hari dan usahakan penanaman selesai dalam satu hari. Pilihlah bibit cabe merah yang akan dipindahkan ke lubang tanam.

Penanaman dilakukan dengan menyobek atau membuka polybag dengan hati hati agar media semainya tidak pecah / mengalami erosi dan akar tanaman tidak rusak. Kemudian masukkan bibit cabe merah dengan media semainya ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Selanjutnya siram tanaman setiap hari untuk menjaga tanahnya agar tetap lembab dan berikan penutup pada bedengan dengan menggunakan jerami atau yang lainnya agar lahan tanam tidak menjadi kekeringan.

Perawatan dan pemeliharaan cabe merah
Perawatan dan pemeliharaan tanaman cabe merah dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Penyiraman tanaman dapat dilakukan ketika tanahnya sudah mulai kering. Pemberian pupuk tambahan bisa dilakukan setiap 2 minggu sekali atau minimal 8 kali hingga panen terakhir.

Pemangkasan tanaman dilakukan ketika tanaman sudah berumur 3 minggu dengan memotong bagian tunas yang berada diketiak daun. Pembersihan lahan dari gulma dilakukan seperlunya saja. Untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen, perlu juga dilakukan pengendalian hama dan penyakit agar kesehatan tanaman tetap terjaga.

Baca juga :


  1. Tips budidaya cabe keriting
  2. Budidaya cabe rawit dengan baik dan benar
  3. Tips memilih benih cabe rawit
  4. Menanam cabe di polybag/pot

Pemanenan cabe merah
Cabe merah biasanya sudah dapat dipanen pada umur 75-85 hari setelah ditanam. Proses pemanenan dapat dilakukan beberapa kali, misalnya 2-5 hari sekali atau disesuaikan dengan kondisi kematangan buah cabe.

Pemanenan cabe merah sebaiknya dilakukan dengan memetik buah dan tangkainya sekaligus, sehingga dapat bertahan lama ketika disimpan, dan untuk menjaga kesegaran cabe, pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari.

Itulah beberapa langkah cara budidaya cabe merah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *